~Have Fun Go Mad with gembuLL~

May with gembuLL

Liburan
- Tuesday, November 01, 2005

Libur Sabtu 29.10.05
Dari pagi udah hujan.  kamar soale ada Bapak dan Ibu Presiden mo dateng. Maksudnya si Nova en Made yg mo ambil Wedding Cards yg hari sebelumnya gembuLL ambil di percetakan.
Setelah gerimis rada dikit, dilanjutkan perjalanan kita menuju rumah Nova. Sialnya sampe dirumah Nova malah hujan.. uhhh!! Sabtu-sabtu kok hujan.. sialnya lagi.. gembuLL kena diare. Mo ikut mbak Ika?
Ngeliat udah gerimis, perjalanan dilanjutkan ke rumah Made. Uhhh!!! bergerimis ria menuju kesana. Mana perut ndak kompak lagi dijalan..  kayak dikocok gitu. Begitu sampe ditempat Made langsung nongkrong kek anak MTV.. tapi bedanya gembuLL nongkrong di WC belakang. hahahah...
Sambil nunggu hujan or gerimis bener-bener reda merebahkan tubuh dikasur seperti biasanya. Yg dateng malah rasa "Ngantug". Untung hujannya ndak lama-lama amat.
Diputuskan menuju Balikpapan Center. Made mo cari clana en gembuLL mo cari sandal.

Jadi ceritanya Made kemaren dapet celana 2 biji en gembuLL dapet sandal Madura.  kenapa disebut Madura? ndak tau tuh.. begitu orang-orang dirumah ngeliat sandal yg baru di beli langsung komentar klo itu sandal Madura. hihihihihi... ndak papa wes!!

 

 Kendaraan si Pengambil Undangan

Libur Minggu 30.10.05


Dari pagi teutep hujan. Balikpapan lagi giat nurunin hujan... walo kali ini ndak sampe siang hujannya. Teutep aja gembuLL bermalas ria, menarik selimut, dan memejamkan mata di tempat tidur. Ah!! kenapa saya ini Mata Busuk?? Kenapaaaaaa!! Begitu bangun, kerasa males mo segera bangun. Malah nyalain DVD nuntun pilem.. kali ini gembuLL nonton film IT'S ALL ABOUT BENJAMIN, THE DAY AFTER TOMORROW, ama BRAVE NEW GIRL.. ahhh!!! 3 pilem sekaligus bow.. duh! kebayang gimana malasnya gembuLL hari minggu kemaren. Bis nonton ehhh.. tidur lagi karena udara diluar jarang banget klo siang bisa rada dingin...

Sore-nya udah ada janji ama temen kantor buat buka bersama dirumah temen yg anaknya lagi Ultah. Yahhh... yg pasti gembuLL diundang bukan buat jadi Badut Ultah tapi ikutan buka bersama.
Rame.. seneng.. dan Kenyanggg...

  

Senin 31.10.05


Masuk kantor dengan perasaan rada males. Mungkin efek libur panjang besok mulai kerasa. Ngerjain beberapa paper jadi rada lambat. Untung selesai sorenya jadi ndak ada kerjaan buat liburan nanti. Chat bareng temen-temen kantor ngerencanain mo keliling ke rumah bos-bos pas hari raya ke dua. Ndak dapet kesepakatan malah yg ada becanda mulu di Confrence Y!msg... ahh!! teman-teman yg aneh...

Sepulang dari kantor malah dapet obyek foto kek gini..
Kalo ada istilah Size doesn't Matter... bukan berlaku untuk yg ini..

        

Selasa 01.11.05

Karena besok udah molai libur.. gembuLL mo ngasih kartu ucapan.

 Selamat berliburrrrr...


::.Rakyat Kecil dan Upacara.::
- Thursday, October 27, 2005

Rakyat Kecil = Jelata = Rakyat Miskin = Kaum Bawah = Ekonomi Menengah Kebawah
Sepertinya kata-kata itu sudah menjadi "trend" dalam beberapa tahun ini. Disetiap pergantian pemimpin negara, disetiap janji muluk-muluk para Pejabat dan Penjahat, dan disetiap dialog interaktif di tipi-tipi selalu mengatakan "Untuk Kepentingan Rakyat Miskin". What the Point is? Yahhhh, kaum miskin jadi obyek dalam setiap pergolakan pemerintah.

Protes keras dan Demonstrasi Anarkis

Pemilihan Kepala Daerah
Sejak dibuat peraturan baru tentang pemilihan langsung Kepala Daerah, sepertinya di setiap televisi menayangkan bagaimana Kekacauan yg ditimbulkan oleh rakyat jelata untuk menuangkan inspirasinya atau hanya untuk melampiaskan kekesalannya. Atau bahkan hanya disuruh oleh "pihak" yg sudah ada dibelakangnya. Yg pasti!! Setiap menyalakan berita di tipi rasanya setiap channel bercerita gimana Demonstrasi Anarkis yg terkadang membawa nyawa manusia untuk taruhannya. Ada apa?! Yg pasti Rakyat Kecil menjadi obyek untuk meningkatkan kehidupan "seseorang disana yg ingin tingkat ekonominya meningkat (sedikit) banyak".

Kenaikan BBM
Premium, Solar, dan Minyak tanah menjadi bahan bakar dasar setiap kegiatan perekonomian di negeri ini. Rakyat kecil paling maksimal menggunakan sepeda motor untuk melakukan kegiatan ekonominya. Di pasar-pasar bahkan di deretan pedagang kaki lima menjerit histeris ketika Minyak Tanah menjadi Star of The Month.
Protes keras mahasiswa rasanya hanya menjadi bumbu indah ketika BBM naik panggung. Ada apa?! Yg pasti Rakyat Kecil sedang menjadi obyek untuk merasakan beratnya hidup tanpa BBM.
Anarkis rasanya sudah menjadi salah satu jalan keluar ketika beberapa oknum pro dan kontra meluangkan "narcis"-nya. Tangisan rakyat miskin rasanya hanya "perangko" yg menempel di amplop yg akan dikirim via pos kilat (pelengkap pengiriman).

Kompensasi BBM
Kembali lagi, rakyat kecil menjerit ketakutan ketika rekannya harus berjuang mati-matian untuk mendapatkan selembar kertas yg bertuliskan 3 ratus ribu. Banyak kalangan mendadak ingin menjadi miskin. Banyak kalangan yg benar-benar miskin menjadi mati rasa ketika pemerintah setempat meNOLkan namanya didaftar penerima lembar 'bintang' itu.
Desakan rakyat kecil membuat salah satu oknum menjadi gila harta. Lagi-lagi rakyat kecil menjadi kambing hitam. Lagi-lagi rakyat miskin menjadi obyek dalam naik panggungnya BBM. Lagi-lagi tindakan Anarkis menjadi adegan "indah" disetiap geliat tidurnya.

Sampai dimanakah kesabaran Rakyat Kecil harus diuji oleh mereka.
Hingga batas tertentu yg menjadi benang merah kehidupan mereka.
Hingga suatu hari mereka merasa tidak membutuhkan uang sebagai raja di atas segala materi.

Udah ahhhh... kembali menjadi rakyat bloger ajah!

Tadi pagi di Kantor ini udah dijadwalkan untuk Upacara Menyambut HLN.
Puasa-puasa Upacara?!! S.W.G.T.L ?!!
Jam setengah 8 pagi udah nongkrong di lapangan. Baris menurut kategori jenis kelamin, halah!! Menurut kategori bidang.
Keliatan bang-Get! rapinya... tapiiiiiii... *I love "Tapi" disetiap cerita* :))
Yg depan-depan berdiri tegak dengan baju rapinya.
Yg belakang... maaf...

"Anda Upacara?"
"Iyah!?"
"Kok gak rapi barisannya? Kok ngobrol? Kok poto-potoan?"
"Gak tau... terjadi begitu saja!"

Yg Depan baris rapi mendengarkan laporan-laporan
Yg Belakang :
a. Ngobrol sendiri
b. Duduk-duduk
c. Berdirinya menclong-menclong
d. Poto-poto *hahahahahaha... gembuLLbancifoto.mode.on*

Ada apa dengan negeri ini?!



:.Rantang,Sup Buntut, dan Libur.:
- Wednesday, October 26, 2005

Gak kerasa, udah hari Rabu lagi. Besok Kamis besoknya lagi Jumat dan akhirnya WeekEnd. Terasa cepat bang-Get! hari-hari di bulan ini berlalu. Ehhh, udah mau lebaran ditambah ama liburan juga. Istilahnya sih cuti bersama tapi untuk beberapa tanggalan di kantor-kantor yg meng'halal'kan kalimat cuti bersama.

Tahun ini akan menjadi tahun kedua gembuLL berhari raya Idul Fitri di Balikpapan.
Kebiasaan klo di Malang, pasti keluarga di Malang berkunjung ke rumah saudara-saudara di Bondowoso. Banyak keluarga di Bondowoso yg ngerayain Idul Fitri. Yang paling mengasyikan ke Bondowoso pada waktu Idul Fitri adalah sepanjang perjalanan memasuki daerah Probolinggo kita bisa ngeliat yg namanya "Rantang Berjalan".

Kenapa istilah Rantang Berjalan ? istilah ini emang muncul dari keluarga kita klo ngeliat para ibu-ibu, bapak-bapak, bahkan anak-anak yg berjalan sambil membawa rantang susun. Mereka membawa rantang dari rumah mereka menuju rumah tetangga. Setahu gembuLL saling tukar isi/makanan didalamnya.

Yg paling bikin gembuLL heran, disepanjang daerah Arak-arak dimana desa satu dengan desa yg lain agak berjauhan dan lokasinya merupakan perbukitan. Tapi rasa kebersamaan penduduk sepertinya gak mengenal yg namanya Jauh - Capek - bahkan Sapa Lu Sapa Gue! Jadi, dari penduduk yg rumahnya agak dibawah terkadang berjalan kaki menuju rumah tetangga ato saudara yg letaknya agak di atas bukit. Siang ndak perduli walo panas, Malam ndak perduli walo bertemankan lampu petromax. Sepertinya keakraban dan persaudarana serta Silahturahmi yg lebih ditekankan pada kejadian seperti ini.

Sepanjang perjalanan, melalui kaca mobil gembuLL bisa ngeliat penduduk yg berjalan berbondong-bondong sambil membawa rantang. Pakaian mereka pun kelihatan bang-Get! masih baru, apalagi anak-anaknya. Mulai dari ujung kaki yg berbalut sepatu/sepatu sandal baru sampai kepala yg ditutupi dengan jilbab warna gonjreng.

Begitu memasuki daerah Bondowoso pun begitu. Rasanya ngelihat baju baru yg dipake sodara-sodara, sandal baru yg nongkrong di depan rumah, kue-kue kering yg menggiurkan di atas meja setiap rumah, pintu terbuka yg selalu menerima sapa saja yg datang, bahkan makanan yg siap di santap di meja makan.

List Menu tetap di rumah sodara-sodara gembuLL :
1. Sop Buntut. (my Aunt IKA paling pinter masak masakan ini)
2. Lontong Sayur. (my Aunt NURUL and TINA paling bisa ngasih pernak-perniknya)
3. Lalapan Lele. (uhhhmmmm!! I love it)
4. Kue Nastar. (aha!!!! Don't make a mistake, this is my fav cookies)
5. Kacang Atom. (bikinan my Aunt IKA yg sudah turun menurun)
6. Madumongso. (ketan hitam manis yg legit bang-Get!)
7. Lalapan Ayam pake Pete en daun singkong. (pete!!! Plis! Don't like it! Musti berjauhan)
8. Kare Ayam. (pake petis asli Bondowoso! Wahhhhh!!! Sedapppppppppp!!!)
9. Durian. (buah yg selalu ada di bulan November-Desember di Bondowoso)
10. kok aku jadi lapar yah?!

Menu-menu di atas tuh selalu ada dan memang (harus) ada. Jadi hari pertama kita berkunjung pasti udah menyantap salah satunya. Hari kedua keliling ke sodara yg lain dan terkadang menemui menu yg sama. Hari ketiga masih edisi keliling dan lagi (lagi) makan dengan menu yg sama terkadang juga beda. Ahhhhhhh! Pokoke selama di Bondowos pada waktu lebaran adalah masa-masa :

1. Melonggarkan ikat pinggang
2. Tidur senyenyak mungkin karena hawa angin Bondowoso yg bikin kangen
3. Melihat indahnya pantai pasir putih
4. Mengamati perkembangan diri sendiri (gemuk ato tidak maksudnya)

dah ahh! Tambah ndak kuat nahan lapar jadinya.

Yang pasti, tahun ini akan merindukan melihat Rantang Berjalan, Sup Buntut, Lontong Sayur, dan pemandangan pantai Pasir Putih. Perjalanan ke Bondowoso memang mengesankan beberapa keindahan dan betapa kita semakin mensyukuri apa yg TUHAN telah berikan kepada kita. Halah!! Malah puitis gini yah?!

Gimana dengan liburan Lebaran tahun ini??



GOodBye to ToothPics
- Monday, October 24, 2005


Udah hampir 2 tahun gigi taring sebelah kanan rada gak kompak ama yg lain, alias pecah.. so! tugas dan kewajiban sebagai gigi taring jadi tidak berjalan dengan baik. Belum lagi beberapa bulan yg lalu kembali Pecah untuk kesekian kalinya.. huuhhuhuh.. sakit tenan!

Mo ndak mo, setiap mengunyah sejumlah makanan (gembuLL bang-Get!) kudu berusaha tak menggunakan gigi taring itu. Setiap kali abis makan pun, kegiatan "operasi" menggunakan tusuk gigi akan (selalu) dilakukan untuk mengangkat sejumlah butir-butiran pengganggu di sela-sela retakan gigi itu. Klo udah kena gusi.. adoohhh!!! itu rasanya ndak pingin ngomong, gak pingin makan, gak pingin nyamil.. [tetep aja klo dah gak sakit, "mengunyah" lageee!!]

Sabtu kemaren, akhir dari penderitaan itu.. at least..
Sabtu malam bermain seperti biasa di tempat Made.. minta ditraktir martabak telor..
Begitu sampe dirumah Made, ternyata si Mbak mo ke dokter gigi.. walhasil, gembuLL serta merta beranjak *duh!! basaku!* ikut menuju dokter gigi. Mbak sih cuman bersihin rutin giginya, klo gembuLL mo cabut gigi.

Setelah masuk di ruang dokter, si dokter muteri-muterin alatnya di setiap gigi.

"Aha!!! i found it.. mo diapain nih giginya?"
"Di cabut aja Dok.. ndak enak nyeri bang-Get! klo makan dingin, anget, pedes, dan gurih"
"Hmmm... sakit gak giginya sekarang?"
"Nggak Dok! udah siap.."
"Ya.. ya.. ya.."
"Mo persiapan hari raya Dok! pasti makan enak terus.. masa giginya sakit, kan gak nyaman"
"Ya.. ya.. ya.."
[look.. gembuLL stiLL narciso!]

Apa yg dokter lakukan :
1. Semprot cairan pahitttttt bang-Get! disekitar gigi yg mo dicabut.. kumur mbuLL!!!
2. Waiting for 5 menit
3. Tekan-tekan seputer gigi yg mo dicabut.. sakit? ndak dok! sini sakit? ndak dok!
4. Tahan dikit yah.. *sambil megang senjata yg ada obat biusnya*
[gembuLL stiLL merem.. ndak mo bayangin jarum yg bakal menusuk gusi]
5. Ceshhh... *ahhhhh...* ceshhh... *uhhhhh...* ceshhh... *ihhhh...* cesshhh... *ahhhh...*
[4 kali suntikan di gusi sebelah dalam gusi seputar gigi yg mo cabut]
6. Waiting for 5 menit
7. Tahan dikit lagi yah.. *sambil megang senjata yg sama*
8. Ceshh.. *glek* ceshhh... *glek* ceshh... *glek*
[3 kali suntikan di gusi luar]
9. Waiting for 5 menit
10. Tekan-tekan seputer gigi yg mo dicabut.. sakit? ndak dok! sini sakit? ndak dok!
[kebal bang-Get! padahal rasanya bibir BENGKAK gituu]
11. Ok.. molai pencabutan.

Sambil ditemenin ama asisten dokter mulai megang kepala gembuLL. Bener-bener kayak mo nyabut mur yg udah aus di antara onderdil mobil..
Goyang sana.. goyang sini.. tarik sana.. tarik sini..
Duh!! si Dokter udah keliatan kelelahan mencabut gigi..

At least...

Done..

Gila!! akarnya panjangggg bang-Get! kurang lebih 1 setengah centi.. pantes aja si Dokter kelelahan nyabutnya..
Dalem hati gembuLL : "Kok ndak sakit yah? padahal dokternya ampe ngos-ngosan kek gitu?!"

Thanks GOD! udah bisa makan enak nih.. gembuLL without makan enak keknya gak mungkin kan?!
[Jujur Mode On]

picture from : here


Next Page