|
May with gembuLL |
|
Liburan - Tuesday, November 01, 2005
Rakyat Kecil = Jelata = Rakyat Miskin = Kaum Bawah = Ekonomi Menengah Kebawah Protes keras dan Demonstrasi Anarkis Pemilihan Kepala Daerah Kenaikan BBM Kompensasi BBM Sampai dimanakah kesabaran Rakyat Kecil harus diuji oleh mereka. Udah ahhhh... kembali menjadi rakyat bloger ajah! Tadi pagi di Kantor ini udah dijadwalkan untuk Upacara Menyambut HLN.
Yg Depan baris rapi mendengarkan laporan-laporan Ada apa dengan negeri ini?!
Gak kerasa, udah hari Rabu lagi. Besok Kamis besoknya lagi Jumat dan akhirnya WeekEnd. Terasa cepat bang-Get! hari-hari di bulan ini berlalu. Ehhh, udah mau lebaran ditambah ama liburan juga. Istilahnya sih cuti bersama tapi untuk beberapa tanggalan di kantor-kantor yg meng'halal'kan kalimat cuti bersama. Tahun ini akan menjadi tahun kedua gembuLL berhari raya Idul Fitri di Balikpapan. Kenapa istilah Rantang Berjalan ? istilah ini emang muncul dari keluarga kita klo ngeliat para ibu-ibu, bapak-bapak, bahkan anak-anak yg berjalan sambil membawa rantang susun. Mereka membawa rantang dari rumah mereka menuju rumah tetangga. Setahu gembuLL saling tukar isi/makanan didalamnya. Yg paling bikin gembuLL heran, disepanjang daerah Arak-arak dimana desa satu dengan desa yg lain agak berjauhan dan lokasinya merupakan perbukitan. Tapi rasa kebersamaan penduduk sepertinya gak mengenal yg namanya Jauh - Capek - bahkan Sapa Lu Sapa Gue! Jadi, dari penduduk yg rumahnya agak dibawah terkadang berjalan kaki menuju rumah tetangga ato saudara yg letaknya agak di atas bukit. Siang ndak perduli walo panas, Malam ndak perduli walo bertemankan lampu petromax. Sepertinya keakraban dan persaudarana serta Silahturahmi yg lebih ditekankan pada kejadian seperti ini. Sepanjang perjalanan, melalui kaca mobil gembuLL bisa ngeliat penduduk yg berjalan berbondong-bondong sambil membawa rantang. Pakaian mereka pun kelihatan bang-Get! masih baru, apalagi anak-anaknya. Mulai dari ujung kaki yg berbalut sepatu/sepatu sandal baru sampai kepala yg ditutupi dengan jilbab warna gonjreng. Begitu memasuki daerah Bondowoso pun begitu. Rasanya ngelihat baju baru yg dipake sodara-sodara, sandal baru yg nongkrong di depan rumah, kue-kue kering yg menggiurkan di atas meja setiap rumah, pintu terbuka yg selalu menerima sapa saja yg datang, bahkan makanan yg siap di santap di meja makan. List Menu tetap di rumah sodara-sodara gembuLL : Menu-menu di atas tuh selalu ada dan memang (harus) ada. Jadi hari pertama kita berkunjung pasti udah menyantap salah satunya. Hari kedua keliling ke sodara yg lain dan terkadang menemui menu yg sama. Hari ketiga masih edisi keliling dan lagi (lagi) makan dengan menu yg sama terkadang juga beda. Ahhhhhhh! Pokoke selama di Bondowos pada waktu lebaran adalah masa-masa : 1. Melonggarkan ikat pinggang dah ahh! Tambah ndak kuat nahan lapar jadinya. Yang pasti, tahun ini akan merindukan melihat Rantang Berjalan, Sup Buntut, Lontong Sayur, dan pemandangan pantai Pasir Putih. Perjalanan ke Bondowoso memang mengesankan beberapa keindahan dan betapa kita semakin mensyukuri apa yg TUHAN telah berikan kepada kita. Halah!! Malah puitis gini yah?! Gimana dengan liburan Lebaran tahun ini??
|